Balapan F1, Toro Rosso, akhir sebuah penantian dan cinta berbalas

September 16, 2008 oleh fearview

 
vt
 

 

 

Beberapa usaha dan penantian atas nama cinta baru lama terbalas. Ini terjadi di GP Italia di Monza kemarin. Sebuah tim kecil, yang dulu selalu terseok-seok di urutan belakang, dengan budget minimum dan personil terbatas, tapi dengan kecintaan yang meluap-luap akan balapan. Cinta meeka  kemarin terbayar, dengan cara yang sempurna dan indah.     Pole position – memenangi Grandprix – di tanah kelahiran mereka.

Tim itu Toro Rosso, yang sebelumnya adalah Minardi.  Mungkin aku agak-agak melebih-lebihkan, dan kalian bisa   mengatakan bahwa itu tim yang berbeda. Whatever, tapi yang jelas taste dari tim ini tak berubah banyak. Tidak seperti tim lain yang begitu diakuisisi akan terjadi perubahan besar. Tim ini tidak, Minardi di akuisisi Red Bull di tahun 2006, setelah 20 tahun malang melintang susah payah di grid.  Dieter Mateschitz, pemilik Red Bull membelinya dan mengubah nama tim ini menjadi Toro Rosso,  Kerbau Merah dalam bahasa Italia.   Usaha-usaha dengan mem-petisikan agar nama Minardi tetap di pertahankan tidak berhasil. 
Walaupun demikian, patut diingat hanya nama dan uang saja yang sedikit berubah. Tim ini masih bermarkas di Faenza – Italia, berselera Italia, dan banyak diawaki oleh kru-kru yang lokal Italia. DNA tim ini masih Minardi.   Sebagian besar dari 168 pegawai Toro Rosso adalah mereka yang bekerja di Minardi dulu.  Itulah mengapa kupikir ketika Vettel berhasil juara di GP Italia kali ini, aku cenderung melihat adalah tim Minardi yang juara. Jadi kita bicara Minardi saja ketimbang Toro Rosso.  Sentimentil?   .. Like i care  :) 

Minardi memulai perjalanannya, tahun 1985 dengan hanya satu pembalap, di GrandPrix Brazil. Pierlugi Martini,  yang start sebanyak 15 kali dari 16 GrandPrix namun hanya tiga kali finish, sisanya retired.  Mesin Ford DFV 8 silinder yang digunakan terlalu kecil output powernya.  Selama awal tahun 90an hingga pertengahan 90an mereka sempat mengecap kesuksesan dengan bersaing di papan tengah.  Papan tengah saja lho, tidak pernah naik keatas :) .   Anyway, posisi kedua di US GrandPrix 1990, dan memimpin selama satu lap di GrandPrix Portugis 1989 mungkin bisa dijadikan highlight di karir mereka. Posisi terbaik di GrandPrix?  finish ke empat, dua kali oleh Martini dan satu kali oleh Fittipaldi. Patut diingat sepanjang karir tim ini,  bukan mobil buatan mereka yang payah, tetapi ketidakmampuan membeli mesin yang baguslah yang membuat tim ini selalu di urutan buncit.  Seperti kita tahu, dalam kondisi seperti ini sponsorlah yang harusnya bisa menolong.  Tetapi untuk mendapatkan sponsor bagus, mereka harus punya prestasi bagus, dan tanpa mesin bagus tak ada prestasi bagus.  Seperti lingkaran setan :) .  Ini yang terjadi di pertengahan tahun 90an hingga akhirnya mereka di beli oleh Red Bull.

Minardi biasa mempekerjakan pembalap lokal Italia dan Amerika Latin, yang baru memulai karir. Pierlugi Martini menjadi pembalap paling terkenal di tim ini. Tiga kali dia bergabung dengan Minardi dengan kesuksesan yang berbeda-beda.

Banyak pembalap-pembalap tenar lahir dari tim ini. Kebanyakan dari Italia, alumni-alumni yang terkenal adalah diantaranya Pedro Lamy , Luca Badoer , Giancarlo Fisichella , Jarno Trulli, Marc Gene, Mark Webber, Justin Wilson, Christian Fittipaldi dan tentunya Fernando Alonso.    Sepanjang pertengahan 90an hingga akhirnya di beli Red Bull, Minardi tidak pernah bisa kembali ke performa sebelumnya. Kekurangan dana, dan minimnya fasilitas membuat tim ini hanya bisa membeli mesin-mesin buruk seperti Ford Zetec yang sudah berusia dua tahun. Akibatnya jelas, terlalu sering dalam satu musim Minardi tak memperoleh satu angka sekalipun (1996,1997,1998) atau satu poin (1999) di lomba penuh kejutan GP Eropa.   Tapi mereka tetap bertahan, dengan budget sekitar 450 miliar per musim, dan karyawan cuma seperempat jumlah karyawan Ferrari, mereka tetap datang ke lomba.  

 

Sponsor datang biasanya dari perusahaan-perusahan Italia yang kecil yang ingin tahu atmosfir F1. Jadi kalau kita berkunjung ke Minardi kita akan ketemu kebanyakan orang Italia,  mulai dari tamu dari sponsor hingga mekanik tim.   Kekeluargaannya kental, Chief Mekanik Gabrielle Tredozi berkata      ”..Saya sudah di Minardi sejak 1988. Sudah seperti keluarga.   kalau Minardi berhenti dari F1. saya juga akan berhenti, saya tak berminat bekerja dengan tim lain..”      suatu ucapan yang dibuktikannya hingga akhir tahun 2006.  Suatu tim yang dicintai banyak orang, dikarenakan mudahnya terjalin  keakraban, dan mudahnya mendapatkan akses ke mereka.

Kecintaan akan balaplah yang membuat Minardi bertahan,  ketika nama tim berganti dari Minardi ke Toro Rosso, dalam hati mereka terus percaya bahwa mereka akan ke podium suatu saat nanti. Toro Rosso adalah tim B milik Red Bull,  yang dibuat agar pembalap-pembalap muda bimbingan Red Bull dapat mencicipi bagaimana aroma F1 sebelum terjun ke tim utama Red Bull Racing.  Tapi di tahun ini, dengan mesin Ferrari dan kerja yang efisien dibawah bimbingan  Gerhard Berger mereka mampu membuat tim lain menoleh. Hanya perlu suatu kesempatan, di suatu GrandP yang tidak biasa untuk membuat mereka tampil kedepan.

…  dan itu terjadi di minggu kemarin. Seperti sebuah kisah dongeng.  Bila kita datang ke Monza untuk GrandPrix Italia, yang terjadi adalah sinar matahari di sepanjang akhir minggu. Tetapi tidak kali ini,  Tuhan memberikan hujan sebagai bumbunya. Di Formula 1, tingkat ketegangan akan selalu bertambah seiring jumlah air yang terlibat. Apakah itu hujan rintik-rintik yang datang dan pergi atau hujan lebat sekalipun, efeknya akan sama. Kita akan kesulitan menebak siapa yang akan keluar sebagai juara.  Resep GrandPrix yang seru? Just Add Water.

Sebastian Vettel sudah mendominasi sejak Kualifikasi,  dimana nama2 besar tercecer dan bersusah payah masuk tahapan ketiga kualifikasi. Toro Rosso dan Kompatriotnya dengan mudah berada di jajaran depan di Kualifikasi kedua. Kimi dan Lewis? posisi empat belas dan lima belas. Beruntung Felipe Massa dan Heikki Kovailanen berhasil lolos untuk menyelamatkan muka tim besar . Ini berlanjut di lomba.  

 Karena alasan keamanan start dilakukan dibawah bimbingan Safety Car, karena tikungan pertama Monza adalah sumber utama tabrakan dan dalam kondisi trek basah akan menjadi semakin ruwet keadaannya. Vettel mendapat keuntungan dari kondisi ini karena dia bisa mengontrol mobil-mobil  dibelakangnya hingga garis start dan finish.  Keuntungan kedua dalam kondisi hujan, mereka yang didepan akan mendapat keuntungan karena tak akan ada cipratan dari mobil yang didepannya. Ini yang terjadi, dalam satu lap,   Vettel bisa meninggalkan Heikki di posisi dua hingga enam detik.     Di wawancara, dia bilang     “… kami emang tidak mengubah setting mobil kami menjadi medium downforce lantaran hujan,   settingan mobil kami tetap low downforce.., itulah mengapa kami bloody fast di trek lurus..” .       Pit mereka juga sempurna di lap 19 dengan ban basah, dan ketika ramalan hujan akan turun lebih deras, mereka tetap memilih intermediate di lap 36 (karena hampir semua tim memilih intermediete). Kalau saja mereka mengikuti ramalan cuaca dan memilih ban basah. Pasti akan ke laut hasilnya. Setelah pit stop kedua mereka, tak banyak yang bisa diceritakan. Kecepatannya tak berubah, dan tak ada satu insiden sekalipun yang mungkin  mengganggu lombanya.  ini yang dikatakannya ketika di wawancara , gak usah di translate deh biar artinya gak berubah banyak.. “ “Sometimes I was thinking ‘it still says P1 on my pit board, how can that be?’ and I knew there were no more pit stops to do,”   ..

dan bendera kotak-kotak dikibarkan. garis finish dilewati,  sejarah tercipta. sebuah tim Italia menjuarai GrandPrix Italia, dan itu bukan Ferrari. Luar biasa.

Sebastian Vettel berusia 21 Tahun 74 hari, saat itu.

Undian keren buat bikers, andai semua undian seperti ini ..

Juni 13, 2008 oleh fearview

di jaman pengendara motor di jadikan warga kelas dua seperti sekarang, dimana kita harus naik motor di lajur kiri
dan parkir saja harus di tempat2 yang tersembunyi dari penglihatan. ternyata masih ada orang yang bersimpati dengan pengendara motor
dengan melakukan sesuatu yang sebetulnya sulit dipercaya. dan kalau mereka yang bersimpati itu malah dari golongan orang yang
malah sepertinya tidak ada hubungannya dengan dunia roda dua. maka ini disebut ajaib.

tanggal 21 april 2008, Hersey’s Chocolate Company mengumumkan bahwa mereka melakukan promo
untuk film terbaru Batman – The Dark Knight – yang akan rilis di bulan July tahun ini. dimana mereka mengadakan suatu kontes yang dinamakan ‘ find the bat signal and win ‘, mereka yang ikut undian ini bisa memenangkan hadiah2 unik, mulai dari topeng nya joker sampai tv lcd.

dan grand prize nya tidak main-main. tidak seperti undian yang diselanggarakan oleh Bank2 di Indonesia disini, dimana kita bisa memenangkan BMW 318 (booorrringggg!!) – Rumah mewah (fuckkk you!) atau voucher supermarket (berbusaaaa).. Hersey’s memilih sesuatu yang lain dan tampaknya mereka tahu sekali bagaimana bersenang-senang di dunia ini.

ini hadiah utamanya

agusta

MV AGUSTA F4 DARK KNIGHT LIVERY CUSTOM
dengan estimasi harga US $ 35.000,00

sesuatu yang sungguh simpatik buat kita, para bikers.
thank you hersey’s.

MV AGUSTA F4 adalah barang eksotik dari Italy. dan berbeda dengan pabrikan Italy lainnya, kalau perusahaan motor Italy biasa dengan V twin baik empat atau dua. AGUSTA melakukannya dengan inline four. dan motor mereka dirakit dengan tangan. F4 adalah juara masterbike majalah cycle world tahun 2007.

di film Batman tahun 1989, Joker pernah berkata “.. darimana dia (Batman) bisa mendapatkan mainan-mainan indahnya itu..? dua puluh tahun kemudian kita tahu..

dari Italy!

—-

detail undian ada di web ini

http://www.hersheys.com/reeses/darkknight/

dan kalau kamu bermimpi untuk memenangkannya, aku akan membangunkanmu sekarang. karena undian ini cuma berlaku di 50 negara bagian Amerika Serikat. mau mengumpat? silahkan :D

nampaknya kita masih harus cukup puas dengan cukup memenangkan BMW yang membosankan itu saja.

karet super

April 5, 2008 oleh fearview

Tempo edisi 31-maret – 6 april 2008

Ludwik Leibler, Philippe Cordier dan sejawatnya dari Higher School pf Industrial Physics and Chemistry di Paris memperkenal suatu jenis karet yang dapat menyembuhkan dirinya sendiri: dalam artian dapat menyambung kembali setelah dipotong, rapat lagi setelah dilubangi, tanpa perlu lem dan panas.

Kunci kemampuan dari benda super tak bernama ini, adalah struktur ikatan molekulnya. Jika karet yang kita kenal saling mengikat satu sama lain lewat ikatan kovalen. Maka karet yang super hebat ini terikat dalam ikatan hydrogen. Jadi jika karet itu dipotong dan ditempelkan kembali selama enam jam. Maka akan tertempel kembali tanpa kehilangan kekuatannya.

Sebuah perusahaan kimia di Philadelpia, Arkema, sedang mencoba mengkomersialkannya. Entah dalam bentuk apa praktisnya, mungkin band dalam yang dapat rapat sendiri atau pembuatan kondom.

Anda tak akan pernah tahu

pelat nomer

April 5, 2008 oleh fearview

Jangan lakukan sesuatu bila kamu tidak benar-benar ingin melakukannya, selain itu jangan pernah kamu meremehkan semua hal kecil, yang sepele dan kamu pikir akan mudah melakukannya, hal lainnya adalah jangan pernah melakukannya ketika kamu memiliki janji dengan perempuan.

Semuanya diawali dengan niatku untuk mengganti tanda nomor kendaraan motorku, orang menyebutnya plat nomer. sudah sejak lama kondisi plat nomer yang nampak sobek dan berkarat mengganggu mata yang melihat. Sebagian karena umurnya, sebagian karena kekejaman kondisi perparkiran di Jakarta. Kok bisa?, ya karena lokasi parkir motor yang sempit, sering membuat motor berhimpit satu sama lain. Ketika terjadi pergerakan seperti penjaga parkir ingin memindahkan satu motor, maka tidak tertutup kemungkinan plat nomer itu akan terkait dengan body motor lain

old

Ketika melewati daerah Pos Pengumben, saya melihat usaha perbaikan dan pembuatan plat kendaraan bermotor. Si pemilik usaha ini dapat memodifikasi font, warna, dan bentuk plat nomer milik anda. Anda bisa melakukannya dengan plat asli milik kepolisian atau anda juga bisa membelinya sekalian disitu (dengan segala resikonya). Saya memilih warna silver untuk font, dengan huruf tipis supaya mudah terlihat dan hitam dope sebagai warna dasar. hanya perlu beberapa jam sepertinya untuk selesai, tapi saya memutuskan untuk mengambilnya besok hari.

Begitu plat nomornya jadi saya tidak begitu antusias untuk memasangnya segera, tapi entah kenapa salah satu baut penahan plat nomer bagian belakang lepas – entah kenapa – membuat plat nomor lama yang sudah demikian jelek itu berbunyi ketika saya menarik gas, baik di trek lurus atau keluar tikungan. mengetahui ada ’sound effect’ asing selain suara naik turun piston dan klep, membuat telinga gatal. Jadi saya pagi itu memutuskan untuk, menggantinya. toh penggantinya sudah ada.

new

sore itu saya juga berjanji bertemu dengan seseorang.

Saya sudah membeli plat holder yang baru, karena saya tidak ingin plat nomer yang bagus ini, dilubangi tengahnya untuk jalan masuk baut. Setelah mencari di beberapa toko, akhirnya dapat juga satu yang sesuai selera. Minimalis, dengan merk Power R, entah apa maksudnya. Dikatakan cocok untuk Suzuki Shogun 125 R.

powerr

Selintas saya berpikir, hanya butuh 10 menit untuk melakukan semuanya. Hanya butuh kunci heksa ukuran sembilan dan sebuah obeng kecil. Semua sudah ada, mudah. Sekarang saya ingin ingatkan kepada anda, jangan pernah meremehkan suatu pekerjaan kecil, apalagi bila anda belum pernah melakukannya.

Ternyata, untuk melepas plat nomor yang lama, butuh keseriusan. Bautnya sudah sedemikian kencang terikat pada mur. Butuh cairan penetran dan usaha sekitar 15 menit untuk membuatnya terlepas. Plat nomer untuk bagian belakang kendaraan akhirnya terpasang dalam waktu 10 menit. Bagus, bersih dan mengkilat. Saatnya pindah kedepan, permasalahan nya masih sama, hanya sedikit lebih mudah. Yang menjadi masalah kemudian adalah, ketika akan mengaitkan besi pemegang palt nomer itu pada dudukannya dimotor. Sepertinya lembaran besi itu tidak memiliki lubang yang singkron dengan dudukan, saya sepertinya harus mengkostumisasinya. Fuck me, ini tidak sesuai dengan klaim bahwa benda ini dibuat untuk Suzuki Shogun ku. Well, kupikir ini akan memakan waktu lebih dari 10 menit. Fuck me twice, 30 menit mungkin.

duduk

tidak singkron

http://i122.photobucket.com/albums/o275/fearview/fr2/P1170058e.jpg

Gadis yang berjanji padaku menelpon mengecek dimana posisiku saat ini. Setelah ber emm errr ewww sebentar telponnya ditutup. Fuck me third time I thought.

lubang

Saat nya mulai main kasar, plat bodoh ini harus dibuat lubang tambahan. Time for my F.B.H to play. Bang-bang-bang..15 menit dihabiskan untuk membuat lubang dan lima menit untuk mengepas dan menyesuaikan lubang itu pada dudukan di motor. Saya punya 10 menit untuk menyelesaikan semuanya. Saran terakhir, kalau anda bermain-main dengan baut dan mur berukuran kecil, pastikan anda menaruhnya pada satu wadah. Karena setelah kekacauan tadi, saya lupa menaruh dimana keempat benda kecil keparat itu. Saya sudah lewat 10 menit dari batas yang saya tentukan sendiri. Empat puluh lima menit total waktu untuk memasang sisi depan dan satu jam lima menit untuk keseluruhan proses. Untuk sesuatu yang direncanakan hanya akan berlangsung sepuluh menit.

Saya tahu saya akan terlambat, Karena masih harus membereskan semua peralatan dan membasuh tangan saya dan mencari first aid bandage karena Power R bodoh itu juga telah memotong sedikit jempol saya.

cut
tools

Demi Tuhan.

Apakah saya lalu segera berangkat? Ya, tapi tidak sebelum saya menyemprot rantai dan sprocket saya dengan cairan penetran yang juga saya baru dapatkan. Serta membersihkan body motor dengan sedikit semprotan air.

Saya terlambat satu jam empat puluh menit. Sepertinya banyak yang harus saya terangkan pada gadis yang berjanji dengan saya.

*Creative Plat

*Megacool

*Fucking Big Hammer

beberapa benda idaman

Maret 20, 2008 oleh fearview

ini adalah beberapa gadget yang jadi idamanku di kwartal pertama tahun ini. beberapa adalah kebutuhan beberapa adalah nafsu belaka.

tas daypack. aku sudah cari-cari untuk menggantikan milikku yang sudah terlalu jelek dan tidak reliabel lagi. menggantikan tas di bahu yang sudah menemani ku sejak 2004. yang sepertinya tidak begitu cocok untuk digunakan ketika kita naik motor karena berbahaya (pernah sekali nyangkut di stang orang) . Tas ini juga mungkin akan dipakai kalau aku keluar kota barang sehari atau dua hari, jadi tak perlu besar-besar yang penting efisien. sudah menimang-nimang antara Deuter dan Karrimor. Sepertinya akan memilih Deuter. tipenya Cross City. warnanya biru cerah, lengkap dengan kompartemen laptop, dan ini hebatnya, bisa dimasukin helm di bagian mukanya.

cistycross

Pisau serba guna Victorinox, kalau ini emang dari dulu pengen punya. Sebetulnya gak terlalu penting banget cuma ada kalanya aku terjebak dalam satu keadaan dimana perlu memotong, menggunting-gunting atau mencongkel sementara tidak ada alat apapun. sepertinya ini alat yang tepat. Aku sudah melirik tipenya, deluxe tinker. Harganya sekitar 300 ribu. tapi sepertinya aku cari yang bisa agak miring dari itu, bekas atau hadiah bolehlah.

pisau

Jam tangan, Casio Edifice ku sepertinya sudah layak ganti karena sering sekali tidak bisa dipercaya. keadaanya sekarang sih baik-baik saja. Setelah tidak terpakai selama setahun dipakai lagi, kembali normal. Sekarang kadang kembali mati. sudah melirik Seiko yang Chronograph, seri Jenson Button? gak lah, gak usah sampai yang terlalu mewah seperti itu. Mencari yang bermodel klasik dan reliabel. Kemarin sempat lihat di plasa senayan, tapi karena harganya lumayan wah, jadi mundur lagi dan berhitung untuk kondisi keuangan yang lebih baik.

seiko

mp3 player. ipod nano atau klasik mungkin, dan delapan gigabita mungkin terlalu banyak atau 20 gigabita terlalu kecil, entahlah. Tapi setelah dipikir ulang sepertinya aku tidak terlalu membutuhkan. N71 ku cukup reliabel kok, walau agak merepotka pengoperasiannya. Tapi semua orang harus punya Ipod bukan.

ipod

PDA, dalam dua tahun belakangan aku sudah sempat punya dua buah. Sekarang sudah jadi milik orang, yang pertama DELL AXIM X3i sudah kujual karena baterainya sedikit bermasalah. Lagipula benda itu minus bluetooth. PDA kedua Palm T|X kujual karena memiliki N71 yang lumayan canggih. sehingga semua kebutuhanku terpenuhi disitu. Tapi kenapa aku pengen memiliki benda itu lagi sekarang? entah mungkin daya tarik PDA yang tak mungkin bisa digantikan oleh alat apapun.
Kalaupun aku nanti cari mungkin akan kembali ke DELL AXIM, kali ini X3i+ dengan bluetooth atau seri yang agak jarang, X30. bekas? kayaknya. soalnya benda ini sudah tidak diproduksi lagi.

del

Tivoli dua band radio. ah ini buat ayahku. sudah lama ingin membelikan beliau ini. sebagai hadiah saja. model one.

tiv

Kamera Digital SLR. Pentax K10d atau D70s? sulit untuk memutuskan, dan harus dengan kepala dingin. apapun itu, harus dilakukan tahun ini. atau tidak sama sekali.

80pent

so.. where do we go now?

——————–

michael clayton, movie review

Maret 18, 2008 oleh fearview

seperti erin brokovich bertemu dengan the firm. itulah kesan pertama setelah menonton film ini. kesan kedua lebih berupa pertanyaan, bagian mana dari film ini yang membuat akademi memilih Tilda Swinton sebagai pemenang oscar atas permainannya di film ini. Saya belum menonton Javier Bardem di film No Country For Oldmen. tapi permainan George Clooney sangat meyakinkan disini. Mungkin salah satu permainan terbaiknya.

siapakah Michael Clayton sehingga namanya di gunakan sebagai judul film?. ketika saya melihat poster film ini saya berpikir pengarang favorit saya di filmkan kembali novelnya. tapi Michael yang dalam pikiran saya, tidak punya novel yang benar-benar oke diangkat ke film akhir-akhir ini. Novel terakhirnya Timeline buruk sekali ketika di filmkan. Setelah saya tatap sekali lagi poster itu terbaca Clayton bukan Chricton. ah.

clay

Michael Clayton adalah tukang bersih-bersih. begitu ungkapan yang di berikan kepadanya oleh sahabat yang kemudian celaka dalam film ini. Dia seorang pengacara dalam suatu firma besar yang terdiri dari lebih dari 600 pengacara, dan apa yang membuat nya spesial adalah dia bukan tipe pengacara yang bekerja mengurusi litigasi, pembagian harta cerai atau pembunuhan. Dia berada diluar sistem dalam bidang pekerjaannya sendiri, dia adalah tipe orang yang akan diminta memberikan kabar terburuk kepada klien besar firmanya, suatu kabar paling terus terang – sangat buruk – yang tak mungkin diperhalus dengan kata-kata, dimana mungkin klien nya sangat tidak menyukainya dan segera naik pitam mendengarnya. Dia akan datang ke suatu kejadian dan menaksir hal-hal apa yang bisa dilakukan, tidak bisa dilakukan, mengatur orang mana yang harus ditemui, dan seberapa jauh resikonya bila semuanya ditempuh, tapi Michael Clayton tak akan anda temui di ruang sidang.

tough guy? mungkin di gambarkan seperti itu, tetapi mengerti semua hal yang menyangkut hukum bukan berarti dia juga tidak punya masalah pribadi. Bercerai dengan istrinya dan bertemu dengan anaknya hanya ketika mengantarnya sekolah adalah masalah yang dimilikinya. Masalah yang lain adalah hutang yang ditinggalkan oleh bisnis cafe yang dirintisnya yang rusak karena ketidak mampuan manajerialisasi. oleh adik iparnya.

seperti Erin Brokovich, karena diceritakan tempat firma dimana Clayton bekerja menangani suatu pertengkaran antara rakyat biasa petani, melawan suatu perusahaan besar yang bergerak dalam bidang teknologi pertanian. diceritakan sekilas bahwa perusahaan itu dituntut oleh rakyat karena sebuah produknya di tenggarai meracuni air tanah, dimana racunnya yang tidak kentara dapat membuat mereka yang terkena mengalami kerusakan jaringan tubuh. Tapi tidak seperti Erin Brokovich dimana sang tokoh berada di sisi masyarakat, di film ini Clayton bekerja pada perusahaan yang mewakili perusahan besar itu. Clayton tidak menangani kasusnya, dia tercebur ke dalam kasus itu karena pengacara firmanya yang sedang menangani masalah itu, tiba-tiba melakukan kegilaan dengan berteriak-teriak dalam sesi dimana 3 milliar dolar kesepakatan antara yang menggugat dan tergugat akan di tandatangani.

Karena pengacaranya terganggu, maka pembicaraan dihentikan. namun sepertinya ada hal yang tak nampak di permukaan, seperti biasanya masalah hukum yang menyangkut dengan uang terjadi. si pengacara yang mewakili perusahaan besar itu mengerti sesuatu yang jahat yang terjadi dibelakang ini semua. racun dalam produk perusahaan itu ternyata memang benar ada. Dikarenakan suatu hal dia mulai berbalik dan berpihak kepada rakyat yang menuntut, dan memilih membocorkan sesuatu. Apa sebabnya, saya tidak akan katakan disini yang jelas adalah, Michael Clayton terjebak dalam suatu intrik rumit antara, menolong temannya si pengacara yang gila itu, bekerja untuk perusahaanya, mencari tahu apa yang sebenarnya terjadi, sementara dia sendiri sibuk dengan masalah hutangnya. cukup memusingkan.

Ketika dikemudian hari ia kemudian tahu bahwa seseorang mengajarnya karena ia tahu sesuatu,
tensi film ini menjadi kian menarik. Tilda Swinton, yang mewakili firma yang menangani perusahaan itu digambarkan sebagai pengacara yang ambisius, dan dibalik layar menempuh segala cara untuk membungkam semua orang yang akan menghalangi kesepakatan. Karena sedikitnya -relatif- adegan percakapan yang melibatkan Swinton, saya jadi bertanya kenapa akademi menganugrahinya Oscar. well dia bagus, tapi sepertinya saya akan terus bertanya-tanya, karena saya mungkin masih melihat banyak yang berperforma sepertinya tapi tak memenangkan oscar. tapi sudahlah.

berjalan dengan kilas balik, film ini lumayan untuk ditonton. bermusik minimal dan mengambil gambar-gambar bagus. seperti saya katakan Clooney bermain baik disini. Mungkin salah satu permainan terbaiknya. Tapi saya sudah bilang saya belum menonton No Country For Oldmen.

2007 Suzuki GSR-600

Maret 6, 2008 oleh fearview

beberapa orang dilahirkan beruntung. seperti orang yang gue kenal. ditakdirkan Tuhan untuk punya mainan ini. Tadi pagi diperintahkan untuk mengecek benda ini yang baru turun dari kapal dari jepang dan uji kelayakan di departemen transportasi.

a beautiful bike. sebetulnya sebuah superbike dengan dress up naked bike. menjadi kelas baru suzuki di middleweight bike. menggunakan mesin Suzuki GSX-R 600 dan tampilan Suzuki B-King.

gsr 6001

entah apa yang dipikirkan Suzuki, mungkin Bandit 650 terlalu mudah dikunyah buat orang2 yang menginginkan performa di motor telanjang. atau mungkin Bandit 650 sengaja di turunkan kelasnya karena sudah terlalu usang?

anyway, naked bike dengan mesin sportbike, sebuah langkah yang kemudian diikuti oleh Triumph dengan Street Triple.

gsr6002

anyway sekarang kita tahu mengapa kita harus jadi orang kaya atau paling tidak menikahi anak-anak orang kaya.

formula 1 sebuah usulan

Februari 19, 2008 oleh fearview

apakah mungkin dibuat mekanisme insentif bagi media, yang dapat membuat tim-tim backmarker dan menengah lebih dapat dilihat lebih banyak fotonya dalam terbitan liputan F1 di media massa. Mekanisme itu meliputi penempatan foto-foto mobil tim F1 yang bisa disebut tim back marker ketika media membahas Formula 1 secara umum, seperti GranPrix yang akan di laksanakan, bahasan teknis, dan serba serbi yang berhubungan dengan Formula 1. Ketimbang media massa menempatkan tim-tim unggulan baris depan.

midland

Selama ini foto-foto yang sering muncul di media, adalah melulu tim-tim baris depan. Jarang sekali suatu bahasan umum tentang Formula 1 di media, menampilkan tim gurem seperti Super Aguri, atau Midland. Yang sering muncul adalah Foto-foto tim papan atas yang sudah sangat sering keluar fotonya.

Ada sisi baik terhadap apa yang terjadi sekarang ini tentunya, yaitu memicu tim-tim untuk menjadi nomor satu. Tapi dengan kondisi komersialisasi F1 seperti sekarang ini, sulit sekali untuk menjadi tim terdepan karena jumlah sponsor menyebar tidak merata di keseluruhan tim, dan untuk masuk ke jajaran atas demi menarik perhatian sponsor, di perlukan dana yang demikian besar. Yang kemudian terjadi adalah tim-tim baru itu tidak pernah bisa besar saat ini. Karena sponsor tidak begitu berminat memasang iklan. Saya ingin sekali melihat mereka bertahan paling tidak diatas sepuluh tahun. Tidak seperti sekarang ini melihat Jordan berganti kepemilikan berkali-kali, sungguh membuat miris.

Kalau kita bisa membuat media massa di dunia ini memilih memuat foto tim gurem ketimbang tim papan atas. Saya rasa akan membuat aliran dana sponsor sedikit lebih merata di masa depannya. Mungkin perlu dilakukan insentif, ketika suatu liputan di media massa yang secara umum tidak membahas pertarungan terdepan, jika memuat foto tim gurem ketimbang tim besar, maka media itu akan menerima sejumlah uang atau akses lebih besar ke dunia F1.

Tim-tim papan atas saya rasa tidak akan kehilangan uang sedikitpun karena pada dasarnya, mereka sudah mengisi halaman berita tiap dua minggu. Yang perlu kita perhatikan hanya sedikit liputan dan foto tim gurem sehingga di mata pengiklan, mereka masih cukup menarik untuk dikucuri uang. Karena selalu ada saat dimana tim itu masuk koran atau majalah, karena dengan masuk majalah nama sponsor akan tersebar di dunia ini tentunya.

ini mungkin hanya bisa dilakukan oleh otoritas F1 terutama yang mengurusi masalah pemasaran. mereka bisa menyabarkan foto-foto tim back marker ke media di seluruh dunia, dengan gratis. Sehingga ketika ada satu tulisan tentang Formula 1 secara umum. Foto tim backmarker lah yang sering dimuat.

Jumper, movie review

Februari 19, 2008 oleh fearview

Setelah beberapa minggu absen ke bioskop, kemarin akhirnya punya kesempatan keluar dengan seorang teman, untuk sight seeing dan melihat-lihat apa yang diputar di bioskop sekarang ini. ada beberapa film -patut disesali- yang sepertinya terlewat dalam beberapa bulan belakangan. Dan tampilan teaser bioskop berupa seseorang diatas kepala Sphinx -yang ternyata adalah Hayden Christensen si Anakin Skywalker itu- dengan kursi malas dan papan seluncur, tentunya menarik perhatian.

teaser

Well, saya selalu tertarik dengan Mesir dan segala kemewahannya, padang pasir, piramid dan segala misteri mengapa Mesir bisa menjadi Mesir yang kita kenal dalam buku-buku sejarah. Tapi sepertinya film yang saya tonton ini tidak akan memuaskan ketertarikan saya itu. Setelah membaca plotnya sepertinya Sphinx hanya ditampilkan sebagai gimmick untuk menggambarkan kemungkinan yang tak terperikan bila anda punya kemampuan seperti yang ada dalam tokoh di film ini.

Film ini dimulai dengan seorang anak muda lima belas tahun, di suatu sub-urban kota dimana suatu keajaiban sangat sedikit mungkin terjadi. Plot khas Hollywood tentang seorang cowok biasa-biasa saja yang menaruh perhatian terhadap seorang gadis cantik di sekolahnya. Tentunya remaja ini di gambarkan sangat biasa saja, sehingga si gadis pun hanya menaruh perhatian sekilas, plot seperti ini biasanya menambahi dengan klise ada remaja lain yang mungkin jagoan di sekolah itu, yang akan menggodanya, menganiaya si remaja di depan gadis itu.

Demikian juga film ini, ketika si laki-laki mencoba memberikan si gadis sebuah bola kaca berisi miniatur menara Eiffel (anda akan tahu mengapa remaja ini berbuat seperti itu nanti kalau anda menonton filmnya), remaja jagoan di sekolah itu merebutnya dan melempar ke tengah sungai yang membeku. Demikianlah cerita dimulai, sungai beku itu terlalu rapuh untuk menyangga seorang di atasnya, sehingga ketika remaja ini berjalan mengambil bola itu entah karena bodoh atau digambarkan demikian karena jatuh cinta, terperosoklah ia. Ke dalam sungai dingin membeku karena es, dan hampir mati beku kehabisan napas, jika ia tidak tiba-tiba saja muncul dengan tiba-tiba penuh kekacauan di dalam perpustakaan (sekolah?). Lengkap dengan air dingin dan tubuh basah.

semula saya berpikir ini menarik, dan orisinal idenya. Tapi kemudian berpikir ah tidak juga, berpindah tempat melewati ruang? bukankah terjadi juga di Michael J. Fox – Back to the Future? atau Scott Bakula – Quantum Leap ? ohh tidak.. dalam film-film itu mereka melompat ke masa lalu atau masa depan. Di Film ini tidak, lompatan hanya terjadi pada saat ini, dia hanya melewati ruang dan bukan waktu. Tapi kalau dia melompat dari Bali ke Jakarta atau ke Eropa

dalam waktu yang sama bukankah melompati waktu juga? paling tidak beberapa jam dimuka? Tidak. Sepertinya tidak perlu dipikirkan kesana. Saya mencoba menikmati yang disodorkan Layar. Menunggu penjelasan pseudo-ilmiah yang mungkin diberikan sutradara dan penulis naskah. tapi dari sepanjang film kecuali disebutkan tentang wormhole sekilas tak ada lagi hal lain disebutkan. Saya tak mau membahas wormhole disini, anda bisa mencarinya di literatur atau buku dengan tulisan Hawking di sampulnya. Itu adalah sebuah hipotesis tentang sebuah objek jauh dilangit sana. Mengapa ada di alam dunia seperti di film ini, saya juga menunggu penjelasan. tapi sepertinya tidak ada.

dan film melaju cepat, si tokoh punya ide untuk kabur dari rumah, meninggalkan orang tuanya, si gadis yang dicintainya, lalu mendapat ide masuk ke lemari deposit bank, mengambil uang dan keliling dunia. Well ada digambarkan masa-masa dia berlatih melompat dari satu titik ke titik yang lain, dengan kegagalannya. sekilas.

lalu ada gambaran tentang dia di Maui, New York, London, Mesir, dimanapun tempat di dunia ini manusia bisa berpijak, dia akan bisa datangi, hanya dengan memejamkan mata dan konsentrasi. Seperti biasanya film, tentu ada tokoh antagonis, Samuel L. Jackson memeraninya. Dikatakan bahwa Jumper seperti sang tokoh sudah ada dari jaman abad pertengahan, dan ada kaum di dunia ini yang dinamakan Paladin, yang mengejar-ngejar mereka -karena ternyata banyak sekali orang yang memiliki kemampuan seperti itu di dunia ini-. Tidak diberitahukan mengapa, dan bagaimana mulanya, yang jelas Paladin mengejar Jumper untuk dibunuh. What?! ya katanya, mereka Jumper itu cenderung menjadi jahat, dan berlaku kriminal. Hingga tidak perlu ada di dunia ini, karena hanya Tuhan lah yang seharusnya punya kekuatan untuk berada di dua tempat. hanya itu? sepertinya memang si Paladin terlalu membesar-besarkan masalah.

Konflik tercipta, Jumper lain muncul sayang nya cuma satu yang dibahas detail, dan sepertinya Jumper yang satu ini sudah banyak makan garam, dan berpengalaman, rebelious, dan buronan Samuel l. Jackson dalam waktu yang lama. Tidak ada pertempuran antara yang baik dan jahat saya kira, hanya pertempuran untuk bertahan hidup, untuk suatu alasan yang kurang jelas dan tidak masuk akal. Saya tidak akan memberitahu endingnya.

bukan sesuatu yang baru sepertinya, tapi entah mengapa, gabungan antara gambar bagus, akting Hayden dan Samuel, serta efek-efek yang semula saya pikir orisinil ternyata membuat kita terhibur di kursi bioskop. saya sudah ingin memberi nilai 7 untuk masalah memberi hiburan buat kita, namun kemudian berniat memberikan 8 untuk spesial efek ketika dia melompat. namun ketika teringat di film X-man ada tokoh antagonis yang punya kemampuan serupa dandigambarkan dengan efek yang mirip. Saya kembali memberi angka 7. tidak ada yang orisinil ternyata.

ticket

anyway teman menonton saya cantik hari itu, acara hari ini memang untuk dirinya setelah terkurung dua minggu untuk suatu sakit..ah tidak biar anda menebak kenapa. Mudah-mudahan menghibur dirinya dan menghapus kesia-siaan dua minggu hanya menatap bantal dan langit-langit. Kami mengakhiri hari dengan toko buku dan makan restauran italia murahan. Makasih ya dear, for wonderful evening.. :)

Hello world!

Februari 19, 2008 oleh fearview

Welcome to WordPress.com. This is your first post. Edit or delete it and start blogging!