Arsip untuk Maret, 2008

beberapa benda idaman

Maret 20, 2008

ini adalah beberapa gadget yang jadi idamanku di kwartal pertama tahun ini. beberapa adalah kebutuhan beberapa adalah nafsu belaka.

tas daypack. aku sudah cari-cari untuk menggantikan milikku yang sudah terlalu jelek dan tidak reliabel lagi. menggantikan tas di bahu yang sudah menemani ku sejak 2004. yang sepertinya tidak begitu cocok untuk digunakan ketika kita naik motor karena berbahaya (pernah sekali nyangkut di stang orang) . Tas ini juga mungkin akan dipakai kalau aku keluar kota barang sehari atau dua hari, jadi tak perlu besar-besar yang penting efisien. sudah menimang-nimang antara Deuter dan Karrimor. Sepertinya akan memilih Deuter. tipenya Cross City. warnanya biru cerah, lengkap dengan kompartemen laptop, dan ini hebatnya, bisa dimasukin helm di bagian mukanya.

cistycross

Pisau serba guna Victorinox, kalau ini emang dari dulu pengen punya. Sebetulnya gak terlalu penting banget cuma ada kalanya aku terjebak dalam satu keadaan dimana perlu memotong, menggunting-gunting atau mencongkel sementara tidak ada alat apapun. sepertinya ini alat yang tepat. Aku sudah melirik tipenya, deluxe tinker. Harganya sekitar 300 ribu. tapi sepertinya aku cari yang bisa agak miring dari itu, bekas atau hadiah bolehlah.

pisau

Jam tangan, Casio Edifice ku sepertinya sudah layak ganti karena sering sekali tidak bisa dipercaya. keadaanya sekarang sih baik-baik saja. Setelah tidak terpakai selama setahun dipakai lagi, kembali normal. Sekarang kadang kembali mati. sudah melirik Seiko yang Chronograph, seri Jenson Button? gak lah, gak usah sampai yang terlalu mewah seperti itu. Mencari yang bermodel klasik dan reliabel. Kemarin sempat lihat di plasa senayan, tapi karena harganya lumayan wah, jadi mundur lagi dan berhitung untuk kondisi keuangan yang lebih baik.

seiko

mp3 player. ipod nano atau klasik mungkin, dan delapan gigabita mungkin terlalu banyak atau 20 gigabita terlalu kecil, entahlah. Tapi setelah dipikir ulang sepertinya aku tidak terlalu membutuhkan. N71 ku cukup reliabel kok, walau agak merepotka pengoperasiannya. Tapi semua orang harus punya Ipod bukan.

ipod

PDA, dalam dua tahun belakangan aku sudah sempat punya dua buah. Sekarang sudah jadi milik orang, yang pertama DELL AXIM X3i sudah kujual karena baterainya sedikit bermasalah. Lagipula benda itu minus bluetooth. PDA kedua Palm T|X kujual karena memiliki N71 yang lumayan canggih. sehingga semua kebutuhanku terpenuhi disitu. Tapi kenapa aku pengen memiliki benda itu lagi sekarang? entah mungkin daya tarik PDA yang tak mungkin bisa digantikan oleh alat apapun.
Kalaupun aku nanti cari mungkin akan kembali ke DELL AXIM, kali ini X3i+ dengan bluetooth atau seri yang agak jarang, X30. bekas? kayaknya. soalnya benda ini sudah tidak diproduksi lagi.

del

Tivoli dua band radio. ah ini buat ayahku. sudah lama ingin membelikan beliau ini. sebagai hadiah saja. model one.

tiv

Kamera Digital SLR. Pentax K10d atau D70s? sulit untuk memutuskan, dan harus dengan kepala dingin. apapun itu, harus dilakukan tahun ini. atau tidak sama sekali.

80pent

so.. where do we go now?

——————–

michael clayton, movie review

Maret 18, 2008

seperti erin brokovich bertemu dengan the firm. itulah kesan pertama setelah menonton film ini. kesan kedua lebih berupa pertanyaan, bagian mana dari film ini yang membuat akademi memilih Tilda Swinton sebagai pemenang oscar atas permainannya di film ini. Saya belum menonton Javier Bardem di film No Country For Oldmen. tapi permainan George Clooney sangat meyakinkan disini. Mungkin salah satu permainan terbaiknya.

siapakah Michael Clayton sehingga namanya di gunakan sebagai judul film?. ketika saya melihat poster film ini saya berpikir pengarang favorit saya di filmkan kembali novelnya. tapi Michael yang dalam pikiran saya, tidak punya novel yang benar-benar oke diangkat ke film akhir-akhir ini. Novel terakhirnya Timeline buruk sekali ketika di filmkan. Setelah saya tatap sekali lagi poster itu terbaca Clayton bukan Chricton. ah.

clay

Michael Clayton adalah tukang bersih-bersih. begitu ungkapan yang di berikan kepadanya oleh sahabat yang kemudian celaka dalam film ini. Dia seorang pengacara dalam suatu firma besar yang terdiri dari lebih dari 600 pengacara, dan apa yang membuat nya spesial adalah dia bukan tipe pengacara yang bekerja mengurusi litigasi, pembagian harta cerai atau pembunuhan. Dia berada diluar sistem dalam bidang pekerjaannya sendiri, dia adalah tipe orang yang akan diminta memberikan kabar terburuk kepada klien besar firmanya, suatu kabar paling terus terang – sangat buruk – yang tak mungkin diperhalus dengan kata-kata, dimana mungkin klien nya sangat tidak menyukainya dan segera naik pitam mendengarnya. Dia akan datang ke suatu kejadian dan menaksir hal-hal apa yang bisa dilakukan, tidak bisa dilakukan, mengatur orang mana yang harus ditemui, dan seberapa jauh resikonya bila semuanya ditempuh, tapi Michael Clayton tak akan anda temui di ruang sidang.

tough guy? mungkin di gambarkan seperti itu, tetapi mengerti semua hal yang menyangkut hukum bukan berarti dia juga tidak punya masalah pribadi. Bercerai dengan istrinya dan bertemu dengan anaknya hanya ketika mengantarnya sekolah adalah masalah yang dimilikinya. Masalah yang lain adalah hutang yang ditinggalkan oleh bisnis cafe yang dirintisnya yang rusak karena ketidak mampuan manajerialisasi. oleh adik iparnya.

seperti Erin Brokovich, karena diceritakan tempat firma dimana Clayton bekerja menangani suatu pertengkaran antara rakyat biasa petani, melawan suatu perusahaan besar yang bergerak dalam bidang teknologi pertanian. diceritakan sekilas bahwa perusahaan itu dituntut oleh rakyat karena sebuah produknya di tenggarai meracuni air tanah, dimana racunnya yang tidak kentara dapat membuat mereka yang terkena mengalami kerusakan jaringan tubuh. Tapi tidak seperti Erin Brokovich dimana sang tokoh berada di sisi masyarakat, di film ini Clayton bekerja pada perusahaan yang mewakili perusahan besar itu. Clayton tidak menangani kasusnya, dia tercebur ke dalam kasus itu karena pengacara firmanya yang sedang menangani masalah itu, tiba-tiba melakukan kegilaan dengan berteriak-teriak dalam sesi dimana 3 milliar dolar kesepakatan antara yang menggugat dan tergugat akan di tandatangani.

Karena pengacaranya terganggu, maka pembicaraan dihentikan. namun sepertinya ada hal yang tak nampak di permukaan, seperti biasanya masalah hukum yang menyangkut dengan uang terjadi. si pengacara yang mewakili perusahaan besar itu mengerti sesuatu yang jahat yang terjadi dibelakang ini semua. racun dalam produk perusahaan itu ternyata memang benar ada. Dikarenakan suatu hal dia mulai berbalik dan berpihak kepada rakyat yang menuntut, dan memilih membocorkan sesuatu. Apa sebabnya, saya tidak akan katakan disini yang jelas adalah, Michael Clayton terjebak dalam suatu intrik rumit antara, menolong temannya si pengacara yang gila itu, bekerja untuk perusahaanya, mencari tahu apa yang sebenarnya terjadi, sementara dia sendiri sibuk dengan masalah hutangnya. cukup memusingkan.

Ketika dikemudian hari ia kemudian tahu bahwa seseorang mengajarnya karena ia tahu sesuatu,
tensi film ini menjadi kian menarik. Tilda Swinton, yang mewakili firma yang menangani perusahaan itu digambarkan sebagai pengacara yang ambisius, dan dibalik layar menempuh segala cara untuk membungkam semua orang yang akan menghalangi kesepakatan. Karena sedikitnya -relatif- adegan percakapan yang melibatkan Swinton, saya jadi bertanya kenapa akademi menganugrahinya Oscar. well dia bagus, tapi sepertinya saya akan terus bertanya-tanya, karena saya mungkin masih melihat banyak yang berperforma sepertinya tapi tak memenangkan oscar. tapi sudahlah.

berjalan dengan kilas balik, film ini lumayan untuk ditonton. bermusik minimal dan mengambil gambar-gambar bagus. seperti saya katakan Clooney bermain baik disini. Mungkin salah satu permainan terbaiknya. Tapi saya sudah bilang saya belum menonton No Country For Oldmen.

2007 Suzuki GSR-600

Maret 6, 2008

beberapa orang dilahirkan beruntung. seperti orang yang gue kenal. ditakdirkan Tuhan untuk punya mainan ini. Tadi pagi diperintahkan untuk mengecek benda ini yang baru turun dari kapal dari jepang dan uji kelayakan di departemen transportasi.

a beautiful bike. sebetulnya sebuah superbike dengan dress up naked bike. menjadi kelas baru suzuki di middleweight bike. menggunakan mesin Suzuki GSX-R 600 dan tampilan Suzuki B-King.

gsr 6001

entah apa yang dipikirkan Suzuki, mungkin Bandit 650 terlalu mudah dikunyah buat orang2 yang menginginkan performa di motor telanjang. atau mungkin Bandit 650 sengaja di turunkan kelasnya karena sudah terlalu usang?

anyway, naked bike dengan mesin sportbike, sebuah langkah yang kemudian diikuti oleh Triumph dengan Street Triple.

gsr6002

anyway sekarang kita tahu mengapa kita harus jadi orang kaya atau paling tidak menikahi anak-anak orang kaya.